Kamis, 13 Januari 2011
Mobil Modifikasi Jackie Chan
Ditulis Oleh
otomotifotosport
di
18.45
1 Pengoceh
Label: Mobil, Modifikasi
Minggu, 06 Juni 2010
Alpina B3 S Tersedia Untuk UK
Inggris kembali kedatangan produk baru, kali ini Alpina B3 S Bi-Turbo. Mobil yang bisa dibilang masih ada saudara dekat dengan BMW ini mengeluarkan 3 type sekaligus diantaranya saloon 4 pintu, Touring, Coupe dan hardtop Convertible forms. keempatnya datang dengan penyematan mesin modifikasi twin-turbocharged straight six yang telah diupgrade berkapasitas 3.0-liter, dari penggunaan mesin tersebut keempat mobil bergenre sporty ini dapat melaju sekuat 400 tenaga kuda pada putaran mesin 6,000 rpm dan tenaga putaran maksimal 540Nm atau 398.3 lb-ft.
Ditulis Oleh
otomotifotosport
di
17.05
2
Pengoceh
Label: Mobil
Rabu, 26 Mei 2010
Sejarah SPBU dan SPBU Pertama di Dunia
spbu lama
Pada tahun 1907, John McLean seorang manajer penjualan Standar Oil Co (California) di Seattle – kelak menjadi Chevron, mendapatkan ide cemerlang. Ia memasang tangki berkapasitas 30 galon lalu menyambungkannya dengan selang untuk mengalirkan gasolin serta diujung selang ia memasang gelas ukur untuk menakar jumlah gasolin yang akan dijual kepada pembeli.
Dengan dilengkapi atap dari kanvas, jalur kendaraan serta meteran untuk mengetahui jumlah bahan bakar yang dijual maka jadilah sebuah SPBU pertama di dunia. Meskipun pada awalnya banyak mendapat perlawanan dari pemerintah lokal karena takut akan bahaya kebakaran namun masyarakat begitu terbuai dengan pelayanan SPBU ini.
Tahun 1914, Standard mengoperasikan 34 SPBU dan mereka menyebutnya pada waktu itu dengan istilah berada di 6 kota di California.
Dengan ditambahkannya fasilitas air bersih dan udara bagi ban kendaraan secara gratis maka berkembang menjadi stasiun layanan bahan bakar. Para pemilik kendaraan begitu tertarik mengunjungi SPBU jenis ini karena pemandangan dan model tamannya yang banyak diiikuti oleh seluruh SPBU milik Standard selama Perang Dunia I setelah Presiden Woodrow Wilson meminta warga Amerika untuk menjalankan gerakan taman rumah.
Empat tahun kemudian jumlah SPBU milik perusahaan ini bertambah menjadi 700 unit yang tersebar di lima negara bagian tadi.
Dengan terus meningkatnya sistem jalan raya maka semakin mendorong para pemilik kendaraan untuk bepergian dengan jarak yang jauh. Oleh karenanya Standard menarik para pemilik kendaraan dengan menambahkan fasilitas kenyamanan di SPBUnya seperti ruang istirahat dan air minum dingin saat cuaca panas.
Fasilitas lainnya yang ditawarkan adalah pemeriksaan oli dan pembersihan karburator.
Layanan ini bersamaan dengan didirikannya Standard Stations Inc, sebuah anak perusahaan yang mengoperasikan seluruh fasilitas SPBU pada tahun 1931. Tanda SPBU ini berupa lampu neon berwarna merah, putih dan biru membentuk logo chevron (tanda kepangkatan).
Saat Amerika memasuki depresi ekonomi maka Standard mulai fokus pada peningkatan bisnis melalui standarisasi, tampilan menarik dan mudah dikenali, kualitas produk, layanan superior dan beroperasi secara efisien.
Setelah Perang Dunia II, perusahaan meluncurkan Program SPBU Chevron di fasilitas yang dioperasikan oleh dealer swasta. Program ini bertujuan untuk memperkuat pengenalan konsumen atas BBM dan brand Chevron. Upaya pemasaran yang dilakukan Standard terus tumbuh pada akhir 1940an saat anak perusahaan ini mengoperasikan 2.360 SPBU Calso (California Standard Oil) di Timur Laut AS. Sepuluh tahun kemudian perusahaan ini mengubah brand SPBU Calso menjadi Chevron.
Pertumbuhan jaringan SPBU terus meningkat pada tahun 1961 saat Standard of Kentucky menjadi anggota keluarga Standard Oil Company of California. Dengan jumlah SPBU mencapai 8.500 unit, Standard of Kentucky terus memimpin persaingan dalam bisnis produk BBM di lima negara bagian yaitu Kentucky, Georgia, Florida, Alabama dan Mississippi.
Dimanapun Standard beroperasi maka yang terbayang adalah perusahaan yang memberikan citra modern, berorientasi teknis, dan berskala internasional. Keseragaman arsitektur, tata letak, logo perusahaan dan warna memudahkan pemilik kendaraan mengenali SPBU Chevron dan kualitas bahan bakar yang dijualnya.
Saat Chevron merger dengan Gulf Corporation maka 3.600 unit SPBU milik Gulf mengadopsi brand Chevron yang bernama ”Hallmark 21”. Saat yang sama ada sejumlah kecil SPBU Gulf yang tetap memakai brand lama untuk mempertahankan konsumennya.
Tujuan utama program ini adalah agar dealer Chevron menawarkan produk kualitas tinggi dengan harga yang bersaing, memenuhi waktu operasi, menawarkan sejumlah cara pembayaran, keamanan, akses mudah menuju SPBU, kemudahan mengoperasikan pompa gasolin, kebersihan, SPBU yang menarik serta terang dengan cahaya lampu, juga layanan yang prima.
Untuk mempercepat transaksi di SPBU, Chevron menjadi perusahaan pertama dalam industi ini yang menggunakan jaringan satelit dalam mengelola kartu kredit. Sistem ini dikenal dengan nama Fast Pay yang terdiri dari alat pembaca kartu kredit yang dirancang bergabung dengan pompa gasolin serta dihubungkan dengan satelit yang mengorbit diatas kepulauan Galapagos.
Dengan terus berkembangnya inovasi di SPBU maka Chevron telah jauh berkembang dari konsep SPBU awal yang dibangun di Seattle 9 dekade lalu yang belum sepenuhnya memuaskan konsumen.
Apa yang akan dikatakan oleh sang penemu SPBU bernama John McLean jika ia berjalan diantara SPBU Chevron hari ini? Mungkin ia akan berkata, “Isilah kendaraan Anda dengan bahan bakar dari Chevron yang menggunakan Techron (Technology Chevron).”
Ditulis Oleh
otomotifotosport
di
10.45
3
Pengoceh
Label: Berita, Mobil, Motor, Serba-Serbi
11 Mobil Produksi Dalam Negeri
Ditulis Oleh
otomotifotosport
di
07.32
2
Pengoceh
Selasa, 25 Mei 2010
Beberapa Konsep Mobil Hidrogen
Ditulis Oleh
otomotifotosport
di
16.15
0
Pengoceh
Ini dia mobil 25 Jutaan yang mau masuk Indonesia
Mobil ini begitu memikat, apalagi target harga mobil ini juga sangat murah yakni hanya sebesar 10.000 RMB atau sekitar Rp 25 jutaan saja. Bila dilihat dari harganya, IG hampir sama dengan harga sebuah motor di Indonesia.
Dan ternyata PT Geely Mobil Indonesia (GMI) pun tidak menutup kemungkinan akan mendatangkan mobil ini ke Indonesia.
"IG siap dipasarkan 2013 nanti dengan harga 10.000 yuan. Bisa saja kita masukan juga kesini," ujar Presiden Direktur PT Geely Mobil Indonesia (GMI) A Budi Pramono kepada detikOto.
Bila niatan GMI ini benar terlaksana, IG tentu menjadi pilihan menarik bagi mereka yang ingin beralih dari motor ke mobil.
Sebab selain harganya tidak jauh beda dengan motor, mobil ini pun akan mematahkan predikat mobil termurah sejagat yang selama ini dipegang oleh Tata Nano yang saat ini sudah naik harga menjadi antara US$ 2.800-3.800 (Rp 26-35,2 juta).
Konsep IG sendiri tampil mengesankan di ajang Beijing Auto Show lalu dengan desain dan teknologi terkini. Pada model konsepnya, IG mengaplikasi pintu model sayap camar alias gullwing dengan lekuk tubuh yang futuristik.
Sementara untuk dapur pacunya, Geely IG konsep tersebut sudah mengaplikasi teknologi hibrid dengan memadukan sebuah mesin konvensional berkapasitas 998 cc dan sebuah motor listrik.
Dengan perpaduan dua kekuatan itu, Geely IG mampu melaju hingga ke kecepatan 150 km/jam. Kemampuan tersebut didapatnya berkat sumbangan tenaga dari mesin konvensional yang mampu mengeluarkan tenaga hingga 52 kW pada 6.000 RPM dengan torsi mencapai 93 Nm pada 3.400-3.800 RPM.
Sementara motor listrik yang digerakan oleh Iron Phosphate lithium-nya mampu
menyemburkan tenaga hingga 60 kW pada putaran mesin 6.000 RPM dengan torsi mencapai 180 Nm pada 6.000 RPM.
Ditulis Oleh
otomotifotosport
di
16.09
1 Pengoceh
Styling Kit Baru Lamborghini Murcielago
Tuner Jerman yang dikenal dengan sebutan DMC baru saja merilis Styling Kit terbaru untuk Lamborghini Murcielago LP640, sebagian besar komponen yang ditawarkan menggunakan carbon fiber baik itu untuk bagian luar dan dalam. Paket Styling Kit keluaran tuner DMC terdiri dari fasia depan baru, didesain kap mobil terbaru, intake, splitter, side wings, fuel-filler cap, spoilera new rear, dan diffuser belakang terbaru, kesemuanya tenntu murni menggunakan bahan carbon fiber.
Sementara itu di bagian mesin, sang tuner membungkusnya dengan sangkar merah berbahan karbon dan tidak ketinggalan sang tuner juga mengupgrade mesin agar dapat mengeluarkan tenaga 661 tenaga kuda dan torsi puncak 660 Nm. Dengan peningkatan tersebut, kini Murcielago dapat melaju cepat dalam waktu 3.2 detik pada jarak tempuh 60 mph dan bisa meraih kecepatan tertinggi 213 mph. Harga jual untuk paket Paket Styling Kit "Quattro Veloce" mulai dari 59,900 EUR. Jadi sekarang pemilik Lamborghini dapat mengobati rasa bosan terhadap tampilan lama dengan styling kit baru dari DMC.
Ditulis Oleh
otomotifotosport
di
15.39
0
Pengoceh
Label: Mobil
All New Jazz 2008: The Sakura
Agar penampilan tidak dibilang 'cupu', konsep modifikasi Japanese Street Racing jadi pilihan Bobby untuk diterapkan pada All New Jazz besutannya. Sebagai langkah awalnya, body kit Noblesse PS langsung jadi pilihan Bobby untuk merombak penampilan besutannya ini. Aplikasi body kit masih belum menuntaskan dan memuaskan obsesi Bobby yang tergabung dalam komunitas Imagine ini untuk memodifikasi besutannya ini, alhasil kap mesin custom carbon serta rear spoiler Buddy Club pun makin membuat tubuh All New Jazz lansiran 2008 tampil lebih racing.
Masih ubahan di sektor eksteriornya, aura racing makin diperkental dengan aplikasi original Honda Type-R emblem untuk dibagian depan dan belakang. Tidak luput dari nuansa carbon look, bagian luar pilar pintu dibalut dry carbon cutting sticker. Agar semakin sesuai dengan konsep modifikasi yang diusungnya, pada body mobil dibalut cutting sticker yang diberi motif bunga sakura dan dipadukan torehan cutting sticker Bendera Jepang serta tulisan Imagine yang ditulis dalam huruf Kanji.
Oleh Bobby, sektor kaki-kaki telah mengandalkan pelek racing Enkei RPF berdiameter 17 inci berbalut ban Dunlop Direzza yang dipermanis dengan lugnut Rays, sedangkan untuk peredam kejutnya hanya mengandalkan per custom. Melirik modifikasi di sektor interiornya, Bobby memberikan nuansa racing didalam dengan membalut jok dengan bahan Recaro yang dipadukan dengan suede amara berkelir merah untuk menyesuaikan dengan warna body mobil.
Daily SPL
Karena Bobby doyan musik dengan bass yang dominan, instalasi audio system besutannya ini tidak dibiarkan menggunakan instalasi bawaan pabrik. Rumah audio Some Sound yang berada di kawasan Pluit langsung dipercaya untuk meracik audio systemnya. Sebagai langkah awal head unit AVT IM926TN langsung diaktifkan menggantikan head unit OEM yang kurang mumpuni untuk menghadirkan hiburan multimedia dengan kualitas suara yang nyaman serta sesuai dengan keinginan sang empunya mobil ini.
Speaker depan langsung mengandalkan Vifa Logic 2 way dengan penempatan yang simple dan tidak mengganggu pandangan ke depan serta untuk midbassnya tetap mengandalkan dudukan original pada doortrim. Untuk mendukung kualitas suaranya, speaker depan langsung di-drive power amplifier 4 kanal lansiran Venom berdaya 800 watt.
Agar sanggup mendapatkan suara bass yang solid dan bertenaga, Ahau menanamkan 2 unit subwoofer Venom Silver 12 inci di bagasi yang tenaganya disokong oleh amplifier monoblok Venom VD2600D. Tidak ketinggalan capasitor bank Venom berdaya 1,5 Farad turut terpasang untuk menjaga kestabilan arus seluruh amplifier. Sebagai finishingnya, instalasi audio system dibagasi langsung dibalut bahan suede sehingga sanggup menghasilkan detail yang rapi dan mewah didalam kabin.
Rumah Audio : Some Sound, 021-6693936
Spesifikasi :
Interior : Seat suede red amara+black recaro material, Painted panel (red)
Audio System : Head unit AVT IM926TN, Speaker depan Vifa Logic (1 Set), Amplifier Venom 800.4, Subwoofer Venom Silver 12” (2 Pcs), Capasitor Bank Venom 1,2 F
Exterior & Kaki-Kaki : Bodykit Noblesse PS, Rear Spoiler Buddy Club, Carbon engine hood, repainted head lamp, Type R emblem Honda (front & rear), Cutting sticker, Dry carbon cutting sticker, HID 800K, short antenna, Velg Enkei RPF01 17” x 7,5, Lugnut Rays, Ban Dunlop Direzza DZ101 205/45/17, Custom springs
Engine : Custom muffler, Radiator cap Spoon
Ditulis Oleh
otomotifotosport
di
15.38
0
Pengoceh
Label: Mobil, Modifikasi
BMW 320i 2006 : Midbass Tak Terlihat
Mobil khas Eropa, biasanya memiliki elektrikal dan sensor yang sangat sensisitif. Hal inilah yang harus dipahami agar instalasi audio tidak mengganggu jalur elektrikal dan sistem sensor di mobil eropa. Hal itulah yang dikatakan Ahau saat memperlihatkan BMW 320i tahun 2006 yang telah lolos lab Somesound.
Mobil mewah ini milik Mr. Hendri yang hobby dengar musik. Tidak hanya CD audiophile, CD pop dan R&B pun juga dimiliki. Walhasil atas hobbynya itu, Ahau, Installer workshop audio Somesound, menjejali produk audio di mobil BMW 320i, berikut instalasi sempurna di mobil Eropa.
Workshop Somesound, telah sering instalasi audio pada mobil asal negeri Eropa, jadi rumus jitu dalam instalasi telah dipahami oleh pekerjanya. Jika ditilik dari hasil instalasi audio di kabin BMW 320i, terlihat sangat sempurna, finishing apik dan kerapihan menjadi point-nya.
Sistem SQL
Sistem audio yang terpasang adalah untuk hobby owner sehari-hari, selain itu mobil ini memang digunakan untuk angkutan keluarga. Main source menggunakan head unit Clarion CZ509A yang dilengkapi dengan USB, MP3 dan bluetooth. Fitur inilah yang akan menjadi source suara di kabin BMW.
Peran speaker depan diisi oleh driver Venom VX 6SII, speaker 2 way component ini mendapat tambahan pasif crossover. Speaker tersebut mendapat placement aduhai, yakni tweeter ditempel pada pilar A yang ditopang dengan dudukan yang dibuat custom dengan fiberglass.
Selanjutnya, midbass ditempatkan dengan menyediakan sedikit ruang pada lantai kabin. Posisinya dibawah kursi depan sisi kiri dan kanan. Hal ini lantaran owner menginginkan doortrim dan pintu tetap terlihat original. Jika tidak cermat, maka tidak akan melihat midbass di sistem ini. Ide instalasi yang sangat menarik.
Kemudian, tenaga untuk menghadirkan sistem audio di mobil ini menggunakan power Venom VI 100.4P yang bekerja menopang kinerja speaker. Ahau juga turut menyediakan Venom VI 2000.1D untuk mendorong subwoofer bekerja secara maksimal. Di wilayah bagasi terdapat 2 unit subwoofer untuk mengejar nada bass agar solid dan dinamis. Melihat hasil instalasi dan mendengar hasil suara, Mr. Hendri tersenyum puas.
Spesifikasi :
Head unit : Clarion CZ509A USB/MP3/BT
Speaker : Venom VX 6SII (front)
Venom VX 402 B (rear)
Power : Venom VI 100.4P
Venom VI 2000.1D
Subwoofer : Venom VX 2003W (2 unit)
Capasitor bank : Venom VC 1.0F
Ditulis Oleh
otomotifotosport
di
15.37
0
Pengoceh
Label: Mobil
Toyota Corolla : Looks Like Evo...
Lukman, pemuda pembesut Toyota Corolla berkelir dasar silver ini menerapkan konsep modifikasi street racing yang berkiblat pada tampilan racing Mitsubishi Lancer Evo.Tampang luar mobil sudah berubah sesuai konsep modifikasi yang diusung. Bumper depan dan belakang sudah mengaplikasikan buatan custom dengan desain yang tidak menghilangkan originalitas bentuk mobil namun tetap bisa mempertegas konsep modifikasi street racing.
Body luar juga makin terlihat compact dengan aplikasi Carbon GT-Wing dibagian buritan, kap mesin custom, head lamp kepunyaan Lancer Evo serta stop lamp custom. Balutan cutting sticker berkonsep racing pada body menjadikan penampilan Corolla kepunyaan pria berusia 26 tahun ini makin sedap dipandang.
Masuk ke interiornya, nuansa kabin mobil balap drag race kental terlihat. Kabin dibuat kosong melompong dengan dilengkapi rollbar custom serta setir racing Momo Race II. Didalam kabin juga hanya tersisa jok pengemudi yang menggunakan bucket seat replika Sparco yang dilengkapi safety belt 4 titik. Andalkan Pengapian Dan Exhaust System
Sesuai dengan konsep street racing, Lukman juga tidak ketinggalan melakukan sedikit sentuhan modifikasi pada dapur pacu. Oprekan yang dilakukan Lukman pada mesin memang tidak ekstrim, langkah yang dilakukannya adalah dengan memaksimalkan pengapian serta memanipulasi otak mobil dengan aplikasi piggy back Apexi SAFC II.
Untuk membantu pengapian lebih stabil dan maksimal, sumber listrik mengandalkan Delkor dan dibantu kestabilannya dengan volt stabilizer lansiran Pivot serta aplikasi kabel busi MSD. Selanjutnya, untuk menambah tenaga mesin serta membuat desingan suara knalpot terdengar racing, exhaust system dirubah mengandalkan header custom dan muffler racing HKS.
Biar mobilnya makin stabil saat digeber, pemuda asal Surabaya ini mengandalkan per lansiran Jamex yang dicustom agar sesuai dengan yang diinginkan. Untuk per depannya dipotong satu ulir, sedangkan yang belakang hanya potong setengah ulir biar tampilan mobil tidak terlalu datar. Terakhir, sistem pengereman juga tidak ketinggalan untuk dimaksimalkan, sistem rem OEM sudah dipensiunkan dan diganti dengan sistem rem kepunyaan Mazda RX-7. So..dengan kucuran dana modifikasi kurang lebih Rp.50 juta, sang owner telah menghasilkan modifikasi yang terkonsep jelas serta fungsional untuk Corolla besutannya ini.
Spesifikasi :
Mesin : Busi NGK, Kabel Busi MSD, Piggy Back Apexi SAFC II, Accu Delkor, Air Charger Apexi, Air Filter Apexi, Muffler HKS, Header Custom.
Eksterior : Bumper Custom (Front&Rear), Side Skirt Custom, Carbon GT-Wing, Head Lamp Lancer Evo, Stop Lamp Custom, Kap Mesin Custom, Cutting Sticker Custom
Interior : Setir Momo Race II, Rollbar Custom, Pedal Set Razo, Shift Knob Momo, Handbrake Momo, Jok Sparco Replika, Shift Light Pivot, Engine Start Pivot, Tabung Nos.
Kaki-Kaki : Per Jamex Custom, Velg Lenso 18x8, Rem Mazda RX-7
Ditulis Oleh
otomotifotosport
di
15.37
0
Pengoceh
Label: Mobil
Mengejar Porsche 911 Turbo, Nissan GT-R 2012 Naik jadi 500 Horsepower
Sendangkan sisi exterior nampaknya tidak menjadi fokus dari evolusi Nissan GT-R 2012. Ubahan exterior hanya terbatas pada front splitter, rear diffuser dan spoiler (wing) dalam upaya meningkatkan down force.
Ditulis Oleh
otomotifotosport
di
15.37
0
Pengoceh